"Allah Maha Kaya"
itulah kata yang disampaikan bapak padaku ketika aku berangkat menuju tempat menuntut ilmu yang tidaklah dekat. dia selalu mengingatkan aku untuk tidak bersekolah ataupun kuliyah untuk mencari pekerjaan, tapi dia berkata bersekolahlah kamu, kuliyahlah kamu untuk menuntut ilmu. dia selalu mengingatkan aku untuk tidak khawatir akan kesuksesanku dimasa depan, karena Allah pasti akan mengangkat orang yang berilmu dan beriman beberapa derajat.
kebanyakan orang menilai kesuksesan hanyalah dari segi berapa gaji yang bisa dia dapat dari pekerjaannya dalam sebulan, akan tetapi itu bukanlah kesuksesan yang sejati. apalah arti kekayaan sedangkan masih ada lagi Maha yang memiliki segala kekayaan, Allah.
kesuksesan yang sejati ialah ketika kita dapat memberikan banyak manfaat kepada orang-orang yang ada disekitar kita dan tidak menyakitinya. cukuplah dengan itu, niscaya Allah yang Maha Kaya akan mencukupkan segalanya untukmu....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Coba menenangkan diri (Tue, 24 Feb, Day 55)
Pagi aku bangun jam setengah 10 an gitu. Padahal aku mau ketemu sama Julian jam 10. Aku langsung siap-siap dan jalan ke Bowland. Pas ketemu ...
-
Aku bangun pagi jam 8 lewat sih. Langsung mandi dan siap-siap dandan cantik, rapi, dan wangi. Aku sarapan alpukat aja. Jam 9:45 teng aku ber...
-
Entah kenapa rasanya semalem tidurnya enak banget. Pagi pas bangun gak berasa udah tidur. Lelap banget. Alhamdulillah. Aku baru bangun dan ...
-
Aku udah banyak lupa soal hari ini. Yang jelas, Kieran masih di sini dan kerja dari kamarku. Internetnya di rumah mati. Aku belajar di perpu...
No comments:
Post a Comment
Thank you for the comment.