"Allah Maha Kaya"
itulah kata yang disampaikan bapak padaku ketika aku berangkat menuju tempat menuntut ilmu yang tidaklah dekat. dia selalu mengingatkan aku untuk tidak bersekolah ataupun kuliyah untuk mencari pekerjaan, tapi dia berkata bersekolahlah kamu, kuliyahlah kamu untuk menuntut ilmu. dia selalu mengingatkan aku untuk tidak khawatir akan kesuksesanku dimasa depan, karena Allah pasti akan mengangkat orang yang berilmu dan beriman beberapa derajat.
kebanyakan orang menilai kesuksesan hanyalah dari segi berapa gaji yang bisa dia dapat dari pekerjaannya dalam sebulan, akan tetapi itu bukanlah kesuksesan yang sejati. apalah arti kekayaan sedangkan masih ada lagi Maha yang memiliki segala kekayaan, Allah.
kesuksesan yang sejati ialah ketika kita dapat memberikan banyak manfaat kepada orang-orang yang ada disekitar kita dan tidak menyakitinya. cukuplah dengan itu, niscaya Allah yang Maha Kaya akan mencukupkan segalanya untukmu....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Istirahat aja (Sun, 26 Apr, Day 116)
Pagi aku bangun agak siangan. Jam 9 nan kayanya. Terus baca buku The Names. Keren banget. Siangnya jam 1 an aku ke kota buat lepasin tag yan...
-
This morning Manuel distributed a different coursebook to each group. After having a look at the coursebook, in groups, we discussed what as...
-
Lagi-lagi gak terlalu ingat ngapain aja, tapi intinya di rumah aja sih istirahat dan nonton Disney. Si Kieran masakin kari sayuran dan salmo...
-
Aku udah banyak lupa soal hari ini. Yang jelas, Kieran masih di sini dan kerja dari kamarku. Internetnya di rumah mati. Aku belajar di perpu...
No comments:
Post a Comment
Thank you for the comment.