Masih saja aku mengalami kesulitan ketika menulis. Aku malu pada diriku sendiri ketika beberapa waktu yang lalu aku diminta untuk menuliskan hal sederhana tentang pengalaman dan perjalanan masa kuliyahku di Sampoerna School of Education (SSE).
Tulisanku tidak fokus.
Tulisanku tidak apa adanya.
Tulisanku terlalu dibuat-buat dan mendayu-dayu.
Aku mencoba untuk merevisi tulisanku setelah mendapatkan beberapa tanggapan dari kakak kelas dan temanku yang diberikan kepercayaan untuk menjadi editor. Mereka memang hebat. Komentar dan panduannya sangat menuntun. Tapi tetap saja, hasil revisiku tidak lebih baik. Malah lebih buruk.
Aku minta maaf karena tidak bisa berkontribusi dalam pembukuan kenangan luar biasa di kampus almamater. Bukan karena aku tidak mau. Tapi karena memang aku terbatas dalam menulis. Aku tidak sehebat kalian yang berhasil menuangkan pikiran kedalam kata, kalimat dan paragraf.
Berikan aku waktu untuk berlatih.
Wednesday, July 22, 2015
Subscribe to:
Comments (Atom)
Coba menenangkan diri (Tue, 24 Feb, Day 55)
Pagi aku bangun jam setengah 10 an gitu. Padahal aku mau ketemu sama Julian jam 10. Aku langsung siap-siap dan jalan ke Bowland. Pas ketemu ...
-
Aku bangun pagi jam 8 lewat sih. Langsung mandi dan siap-siap dandan cantik, rapi, dan wangi. Aku sarapan alpukat aja. Jam 9:45 teng aku ber...
-
Entah kenapa rasanya semalem tidurnya enak banget. Pagi pas bangun gak berasa udah tidur. Lelap banget. Alhamdulillah. Aku baru bangun dan ...
-
Aku udah banyak lupa soal hari ini. Yang jelas, Kieran masih di sini dan kerja dari kamarku. Internetnya di rumah mati. Aku belajar di perpu...