Masih saja aku mengalami kesulitan ketika menulis. Aku malu pada diriku sendiri ketika beberapa waktu yang lalu aku diminta untuk menuliskan hal sederhana tentang pengalaman dan perjalanan masa kuliyahku di Sampoerna School of Education (SSE).
Tulisanku tidak fokus.
Tulisanku tidak apa adanya.
Tulisanku terlalu dibuat-buat dan mendayu-dayu.
Aku mencoba untuk merevisi tulisanku setelah mendapatkan beberapa tanggapan dari kakak kelas dan temanku yang diberikan kepercayaan untuk menjadi editor. Mereka memang hebat. Komentar dan panduannya sangat menuntun. Tapi tetap saja, hasil revisiku tidak lebih baik. Malah lebih buruk.
Aku minta maaf karena tidak bisa berkontribusi dalam pembukuan kenangan luar biasa di kampus almamater. Bukan karena aku tidak mau. Tapi karena memang aku terbatas dalam menulis. Aku tidak sehebat kalian yang berhasil menuangkan pikiran kedalam kata, kalimat dan paragraf.
Berikan aku waktu untuk berlatih.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Istirahat aja di rumah (Sun, 17 May, Day 137)
Gak berasa aku bangun jam 11 an. Capek banget rasanya. Dan males banget mau bikin sarapan. Jadinya makan pisang dan roti aja. Si Kieran pun ...
-
This morning Manuel distributed a different coursebook to each group. After having a look at the coursebook, in groups, we discussed what as...
-
Aku udah banyak lupa soal hari ini. Yang jelas, Kieran masih di sini dan kerja dari kamarku. Internetnya di rumah mati. Aku belajar di perpu...
-
Lagi-lagi gak terlalu ingat ngapain aja, tapi intinya di rumah aja sih istirahat dan nonton Disney. Si Kieran masakin kari sayuran dan salmo...
No comments:
Post a Comment
Thank you for the comment.