Masih saja aku mengalami kesulitan ketika menulis. Aku malu pada diriku sendiri ketika beberapa waktu yang lalu aku diminta untuk menuliskan hal sederhana tentang pengalaman dan perjalanan masa kuliyahku di Sampoerna School of Education (SSE).
Tulisanku tidak fokus.
Tulisanku tidak apa adanya.
Tulisanku terlalu dibuat-buat dan mendayu-dayu.
Aku mencoba untuk merevisi tulisanku setelah mendapatkan beberapa tanggapan dari kakak kelas dan temanku yang diberikan kepercayaan untuk menjadi editor. Mereka memang hebat. Komentar dan panduannya sangat menuntun. Tapi tetap saja, hasil revisiku tidak lebih baik. Malah lebih buruk.
Aku minta maaf karena tidak bisa berkontribusi dalam pembukuan kenangan luar biasa di kampus almamater. Bukan karena aku tidak mau. Tapi karena memang aku terbatas dalam menulis. Aku tidak sehebat kalian yang berhasil menuangkan pikiran kedalam kata, kalimat dan paragraf.
Berikan aku waktu untuk berlatih.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mulai aktifitas (Mon, 16 Mar, Day 75)
Pagi alarm bunyi jam 7:30. Bangun, sholat, dan siap-siap. Hari ini mulai puasa lagi. Berhubung Kieran kerja dan mau pake meja, aku ke perpus...
-
Aku bangun lumayan pagi. Jam 7 seperempat gitu deh kayanya. Berhubung aku hari ini mau kerja, makanya bangun lebih awal supaya bisa belajar ...
-
Aku udah banyak lupa soal hari ini. Yang jelas, Kieran masih di sini dan kerja dari kamarku. Internetnya di rumah mati. Aku belajar di perpu...
-
Hari ini aku mendapat kabar duka dari keluarga di Lampung. Dek Nia, istri dari salah satu adik sepupuku, meninggal dunia. Aku tidak bisa ber...
No comments:
Post a Comment
Thank you for the comment.