Showing posts with label Poetry. Show all posts
Showing posts with label Poetry. Show all posts

Wednesday, March 31, 2021

Ketidakabadian #Day26

(Catatan 5 Februari 2020)

Gambar demi gambar

Senyuman demi senyuman

Kata demi kata

Semuanya terus menerus silih berganti

Setiap waktu sepanjang hari

Ribuan pasang mata melihat

Ikut tersenyum memandangnya

Tapi, itu hanya sesaat

Setelahnya pikiran mulai bergerak liar

Memikirkan hal-hal yang tak seharusnya dipikirkan

Menanyakan hal-hal yang tak perlu ditanyakan

----------

Aku lupa kenapa aku menuliskan kata-kata di atas. Tapi setelah membacanya lagi beberapa kali, sepertinya aku ingin mengungkapkan bahwa kadangkala kita bisa terpesona akan sesuatu hal yang membuat kita tersenyum bahagia karenanya. Akan tetapi itu tidak bertahan lama, karena seketika pikiran kita dengan sangat mudah dialihkan dengan banyak hal lain yang malah sebenarnya tidak sedang ada di hadapan atau depan mata kita. Ada hal ketidakabadian di sini, dan juga keliaran pikiran kita sendiri. 



Sunday, March 28, 2021

Waves of life #Day21

again,
I am sitting here at the beach
feeling each wind blows
listening to each wave comes
watching the shore swept by each beat of the waves
and I see
each time the wave sweeps the shore and beats it slowly, a little mark is left
but once it beats so hard, the wider it gets swept away and the smoother its surface is
and, it makes me think
does it have to be like that?
to get beaten so hard that I can start things over from all the mistakes made and the scars left before... 
then I can draw another one on it 
and again I need to get beaten by another wave so that I can start over to draw another one
all over again and again
I think yes, it will always be like this to keep moving and going 
each wave sometimes takes a while for another to come, but another time it keeps coming again and again without a pause
oh and sometimes, we can even see when it is about to come and predict if it's gonna a big one or the small one
but again, it's a prediction, what happens will always surprise you
(Port Dickson Beach, July 27th, 2020)

Puisi itu aku tulis sejak lama dan aku simpan di catatan HP. Beberapa waktu lalu, aku menyimak kajian Sadhgur dan beliau pun sempat mengambil ombak di lautan sebagai sebuah analogi atau perumpaan. Agak mirip tapi berbeda. Menurut Sadhguru, kehidupan itu seperti lautan yang berombak dengan segala kesulitan, rintangan, dan masalah. Siapapun yang bisa mengendalikan dirinya ketika ombak itu datang, sebesar apapun, orang tersebut akan bisa melaluinya atau bahkan menikmati dengan berselancar. Semakin besar ombak malah akan semakin seru untuk berselancar. Akan tetapi, ketika seseorang tidak mempunya kemampuan itu, orang tersebut akan selalu panik ketika ombak menghantam, akan kehilangan Sarah, atau bahkan akan jatuh dan tenggelam di dalamnya. 

Kalau kamu, apa yang muncul di pikiranmu ketika melihat ombak?

Agak panik tapi berusaha tenang - Wed, 12 Aug 2026

Pagi alarm bunyi jam 7. Tapi mager. Akhirnya bangkit jam 8 kurang. Sikat gigi, cuci muka dan mulai aktifitas. Agenda hari ini analisa data a...